UNBK
Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH
0,10 M (Ka = 1,8 x 10-5) dicampur dengan 100 mL larutan CH3COOK
0,20 M nilai pH yang dihasilkan adalah …..
A. 5 – log
3,6
B. 5 – log
1,8
C. 6 – log 9
D. 6 + log
9
E. 8 + log 9
Pembahasan
Diketahui:
V CH3COOH
|
= 100 mL
|
V CH3COOK
|
= 100 mL
|
|||
M CH3COOH
|
= 0,10 M
|
M CH3COOK
|
= 0,20 M
|
|||
Ka CH3COOH
|
= 1,8 x 10-5
|
Ditanya:
pH campuran yang dihasilkan ?
Jawab:
CH3COOH asam lemah
CH3COOK adalah garam (dalam
garam ini ada basa konjugasi dari CH3COOH yaitu CH3COO‑)
sehingga ketika dicampurkan membentuk larutan penyangga asam!
n CH3COOH = M CH3COOH . V CH3COOH
=
0,10 M . 100 mL
=
10 mmol
n CH3COOK = M CH3COOK . V CH3COOK
=
0,20 M . 100 mL
=
20 mmol
CH3COOK
|
⇌
|
CH3COO-
|
+ K+
|
|
20 mmol
|
20 mmol
|
pH
= -log [H+]
= -log 9 x 10-6
= 6 – log 9
Jadi pH campuran yang dihasilkan adalah 6 – log 9
UTBK
Diketahui:
Ka C6H5OH = 10-10
V C6H5OH = 30 mL V NaOH = 15 mL
M C6H5OH = 0,1 M M NaOH = 0,1 M
Kemudian diencerkan dengan H2O sampai 100 mL
Ditanya: pH larutan setelah penambahan NaOH dan pengenceran ?
Jawab:
n C6H5OH = M C6H5OH x V C6H5OH

UTBK
Fenol C6H5OH merupakan
asam lemah dengan Ka = 10-10. Sebanyak 30 mL larutan fenol 0,1 M
dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M, nilai pH dalam labu titrasi dimonitor
dengan pH meter. Setelah penambahan 15 mL NaOH, campuran larutan dalam labu
titrasi diencerkan dengan H2O murni hingga volumenya 100 mL. pH
larutan dalam labu titrasi setelah penambahan 15 mL NaOH dan pengenceran adalah
....
A. 1,5
B. 4
C. 5
D. 8,5
E.
10
PembahasanDiketahui:
Ka C6H5OH = 10-10
V C6H5OH = 30 mL V NaOH = 15 mL
M C6H5OH = 0,1 M M NaOH = 0,1 M
Kemudian diencerkan dengan H2O sampai 100 mL
Ditanya: pH larutan setelah penambahan NaOH dan pengenceran ?
Jawab:
n C6H5OH = M C6H5OH x V C6H5OH
=
0,1 M x 30 mL
=
3 mmol
n NaOH =
M NaOH x V NaOH
=
0, 1 M x 15 mL
=
1,5 mmol
Mereaksikan Fenol dengan NaOH
Didapatkan n C6H5OH =
1,5 mmol dan n C6H5ONa = 1,5 mmol
Karena yang sisa adalah C6H5OH
( asam lemah) dan C6H5ONa (garam yang di dalamnya ada
basa konjugasi dari C6H5OH yaitu C6H5O-)
sehingga diperoleh larutan penyangga asam.
Diencerkan dengan H2O sampai 100
mL.


OSK
Suatu larutan penyangga (bufer)
yang dibuat dengan cara mencampurkan NH3 dan NH4Cl
mempunyai pH 10. Di antara prosedur berikut yang dapat digunakan untuk
menurunkan pH larutan bufer tersebut adalah
1. Menambah larutan dengan HCl
2. Menambah larutan dengan NH3
3. Menambah larutan dengan NH4Cl
A. Hanya 1
B. Hanya 2
C. Hanya 3
D. Hanya 1 dan 3
E. Hanya 2 dan 3
1. Menambah larutan dengan HCl
2. Menambah larutan dengan NH3
3. Menambah larutan dengan NH4Cl
A. Hanya 1
B. Hanya 2
C. Hanya 3
D. Hanya 1 dan 3
E. Hanya 2 dan 3
Jawab:
Dari soal diketahui bahwa larutan
penyangga tersebut bersifat basa karena pHnya > 7, dan komposisi larutan
penyangga tersebut adalah NH3 (basa lemah) dan NH4Cl(garam
yang mendung asam konjugasi dari NH3 yaitu NH4+)
1.
Penambahan
larutan HCl
Larutan HCl bersifat asam sehingga sama halnya
menambahkan ion H+ kedalam larutan, ion H+ ini akan
bereaksi dengan NH3 dan membentuk NH4+,
menurut reaksi di bawah ini:
H+
+ NH3 ⇋ NH4+
Sehingga jumlah NH3 dalam larutan
akan berkurang dan jumlah NH4+ dalam larutan akan
bertambah, secara otomatis pH larutan akan berkurang.
2.
Penambahan
larutan NH3
Larutan HCl bersifat asam sehingga sama halnya
menambahkan ion OH- kedalam larutan, ion OH- ini akan bereaksi
dengan NH4+ dan membentuk NH4OH (NH3
+ H2O), menurut reaksi di bawah ini:
OH- + NH4+ ⇋
NH4OH ( NH3 + H2O)
Sehingga jumlah NH4+
dalam larutan akan berkurang dan jumlah NH3 dalam larutan akan
bertambah, secara otomatis pH larutan akan bertambah
3.
Menambah
larutan dengan NH4Cl
Penambahan
larutan NH4Cl kedalam larutan sama halnya menambahkan ion NH4+
kedalam larutan sehingga jumlah ion NH4+ dalam larutan
akan bertambah, secara otomatis pH larutan akan berkurang.
Untuk materi larutan penyangga secara lebih detail bisa dilihat di SINI
No comments:
Post a Comment