Sunday, February 16, 2020

Persamaan Kimia (Chemical Equation)

Perhatikan apa yang terjadi saat gas hidrogen (H2) terbakar di udara (yang mengandung oksigen, O2) untuk membentuk air (H2O). Reaksi ini dapat digambarkan dengan persamaan kimia.

H+ O2 --> H2O    persamaan (1)

Di mana tanda + berarti “reaksi dengan” dan tanda --> berarti “menghasilkan”. Jadi, penulisan lambang-lambang ini dapat dibaca: “Molekul hidrogen bereaksi dengan molekul oksigen menghasilkan air”. Reaksi dianggap berlangsung dari kiri ke kanan seperti ditunjukan oleh tanda panah.

Tetapi persamaan (1) belumlah lengkap karena atom oksigen dua kali lebih banyak di sisi kiri tanda panah (dua) daripada di sisi kanan (satu). Agar memenuhi hukum kekekalan massa, banyaknya tiap-tiap jenis atom di kedua sisi harus sama, dengan kata lain, jumlah tiap-tiap atom setelah reaksi harus sama dengan jumlah tiap-tiap atom sebelum reaksi. Kita dapat menyetarakan persamaan (3.2) dengan menempatkan koefisien yang sesuai (dalam kasus ini 2) di depan H2 dan H2O.

2H+ O2 --> 2H2O

Bila koefisien 1, seperti O2 pada persamaan di samping, maka koefisien tersebut tidak dituliskan

Persamaan reaksi yang setara ini menunjukan bahwa “dua molekul hidrogen dapat bergabung atau beraksi dengan satu molekul oksigen membentuk dua molekul air” (Gambar 3.7). Karena perbandingan jumlah molekul sama dengan perbandingan jumlah mol, persamaan tersebut dapat pula sebagai “2 mol molekul hidrogen bereaksi dengan 1 mol molekul oksigen menghasilkan 2 mol molekul air”. Kita mengetahui massa satu mol tiap zat tersebut, jadi kita dapat pula mengartikan persamaan di atas sebagai “4.04 g H2 bereaksi dengan 32,00 g O2 menghasilkan 36,04 g H2O”.

Kita sebut H2 dan O2 pada persamaan (3.3) sebagai reaktanyaitu material awal dalam reaksi kimia. Air adalah produkyaitu substansi yang terbentuk sebagai hasil dari satu reaksi kimia. Jadi, persamaan kimia hanyalah gambaran singkat tentang suatu reaksi kimia. Dalam persamaan reaksi kimia, biasnya reaktan dituliskan pada sisi kiri dan produk ada sisi kanan dari tanda panah.

reaktan --> produk

Untuk memberikan informasi tambahan, kimiawan seringkali menyatakan wujud fisik dari reaktan dan produk dengan menggunakan huruf g, l, s, aq.

  • s adalah solid (padat)
  • l adalah liquid (cair)
  • g adalah gas (gas)
  • aq adalah aqueous (larutan/padatan dalam air)

Sehingga persamaan kimia lengkapnya di dapatkan

2H2(g) + O2(g) --> 2H2O(l)

 

No comments: